PT. MULTIMEDIKA INTERNASIONAL mengkutip dari JAKARTA, KOMPAS — Polusi udara memperpendek usia harapan hidup masyarakat Indonesia rata-rata 4,3 tahun lebih singkat. Angka ini diperoleh dari rata-rata pengurangan usia harapan hidup di kota-kota metropolitan di Indonesia selama 22 tahun terakhir.
Per tahun 2020, di Indonesia ada 18 kota metropolitan dengan jumlah penduduk sekurang-kurangnya 1 juta jiwa. Kategori ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
Merujuk riset Energy Policy Institute dari University of Chicago Amerika Serikat (AS), setiap peningkatan polutan PM 2,5 sebesar 10 mikrogram/meter kubik (µg/m3) di atas ambang batas kesehatan dapat mengurangi angka harapan hidup sebanyak 0,98 tahun. Data PM 2,5 diperoleh dari Socioeconomic Data and Applications Center (SEDAC) Badan Antariksa AS NASA di rentang 1998-2019.
Data itu kemudian dikombinasikan dengan Global Human Settlement Layer (GHSL) Uni Eropa tahun 2020. Dari dua data tersebut dapat diketahui jumlah penduduk di tiap kota metropolitan Indonesia berdasarkan rata-rata paparan PM 2,5.Menggunakan pedoman ini,
Tim Jurnalisme Data Harian Kompas menemukan kota-kota metropolitan di Indonesia yang polusi udaranya dapat mengurangi angka harapan hidup paling besar. Kota Depok, Jawa Barat, menjadi kota dengan rata-rata pengurangan angka harapan hidup terparah dengan angka 6,6 tahun atau 6 tahun 7 bulan.